Sosialisasi STR dan SIP Bagi Perawat Baru di RSPON Mahar Mardjono Jakarta
JAKARTA – Guna memastikan kepatuhan administrasi dan legalitas praktik keperawatan, Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RSPON) Prof. Dr. dr. Mahar Mardjono Jakarta menggelar kegiatan sosialisasi pengurusan Surat Tanda Registrasi (STR) dan Surat Izin Praktik (SIP) bagi perawat baru. Acara ini diselenggarakan secara tatap muka pada tanggal 10 April 2026, bertempat di Auditorium Lantai 13 Gedung B RSPON. Kegiatan ini bertujuan membekali tenaga kesehatan muda dengan pemahaman mendalam mengenai regulasi terbaru sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Hadir sebagai narasumber utama dalam kegiatan ini adalah Khairon, S.Kep., Ners., S.Kom, selaku Ketua Dewan Pengurus Komisariat (DPK) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) RSPON. Dalam paparannya, beliau menekankan bahwa STR dan SIP bukan sekadar dokumen administratif, melainkan bukti kompetensi dan perlindungan hukum bagi perawat dalam memberikan asuhan keperawatan. Sebagai rumah sakit rujukan nasional bidang neurosains, Khairon menegaskan bahwa kepatuhan terhadap legalitas adalah pondasi utama dalam menjaga keselamatan pasien dan profesionalisme kerja.
Materi sosialisasi fokus pada transisi regulasi, termasuk pemberlakuan STR seumur hidup dan mekanisme integrasi data pada sistem informasi kesehatan nasional. Khairon, yang memiliki latar belakang unik di bidang keperawatan dan ilmu komputer, juga memberikan panduan praktis mengenai navigasi portal daring untuk pengajuan SIP. Hal ini dilakukan untuk meminimalkan kendala teknis yang sering dihadapi perawat saat melakukan pemutakhiran data atau pengajuan izin baru di tengah kesibukan pelayanan.
Para peserta yang memenuhi Auditorium Lantai 13 tampak antusias mengikuti sesi diskusi, terutama terkait pemenuhan Satuan Kredit Profesi (SKP) melalui skema terbaru. Peran DPK PPNI RSPON dalam memfasilitasi kebutuhan anggota menjadi sorotan, di mana organisasi berkomitmen untuk terus mendampingi perawat dalam memastikan seluruh dokumen praktik tetap valid. Sosialisasi ini diharapkan dapat menghilangkan kebingungan administratif sehingga para perawat baru dapat lebih fokus pada kualitas pelayanan di unit kerja masing-masing.
Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama untuk meningkatkan tertib administrasi di lingkungan RSPON Mahar Mardjono Jakarta. Melalui edukasi langsung dari pimpinan organisasi profesi, pihak rumah sakit berharap seluruh perawat baru memiliki kesadaran tinggi akan pentingnya aspek legalitas sejak awal masa bakti mereka. Acara ini tidak hanya memperkuat pemahaman regulasi, tetapi juga mempererat solidaritas antarperawat dalam menjalankan tugas profesionalnya di bawah naungan PPNI.